Sunday, January 2, 2011

Perkataan Bagi Tahun 2011 dan Seterusnya: “Aku Menghadapkan WajahKu Kepadamu”

Saya tak pernah merasa begitu bersukacita dan dipenuhi dengan pengharapan saat saya menuliskan Perkataan Untuk Tahun 2011 dan Seterusnya ini! Selama dua tahun saya telah membajak di ladang yang keras secara bersama-sama namun kini bahtera Allah akhirnya bergerak kembali dan diiringi dengan sukacita yang melimpah.
Terobosan untuk saya secara pribadi dan akhirnya secara korporat, dimulai saat saya mengirimkan ayat Firman Tuhan ini kepada seseorang yang telah menyakiti saya. Ayat ini saya kirimkan diiringi dengan semua kasih dan doa yang saya akumulasikan selama bertahun-tahun dan saya sungguh-sungguh mendalami arti dari setiap katanya.
“TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau; TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.” - Bilangan 6:24-26Sesuatu telah diruntuhkan saat saya menghadiahi dengan berkat ini bahkan berkat ini akhirnya menjadi milik saya! Sejak saat itu saya juga bertemu Yesus dua kali, dan Ia telah memberikan saya perkataan ini bagi anda.
Pada 9 Agustus 2010 malam hari, saat akan saya pergi tidur, suami terkasih saya, Wayne, berdoa bagi saya seperti yang biasa ia lakukan, dan khususnya meminta agar saya dapat bertemu Allah. Ia kembali mendoakan hal yang sama di pagi harinya agar Yesus menjumpai saya bersama dengan pewahyuanNya! Dari sisi saya, saat saya akan pergi tidur dan juga di tengah malam, saya terbiasa berbahasa roh dan lalu saya menyambut Roh Kudus dan Tuhan Yesus untuk membagi isi hatiNya kepada saya.
Tangan Yesus
Saya lalu melihat sepasang sayap malaikat dan mendengar seorang malaikat berbicara sebelum saya melihat Yesus. Dan saya secara nyata merasakan sepasang tangan dan saya tahu bahwa itu adalah tangan Yesus. Saya SANGAT BERSUKACITA! Saya segera berseru memanggil Yesus, memintaNya untuk menemui saya dan saya melihatNya! Ia amat tinggi, menjulang di angkasa, dan tanganNya terulur kepada saya. TanganNya terbuka dan sangat dekat dengan saya.
Sepasang tangan yang terbuka, itu berarti perkenanan dan karunia untuk mengimpartasi kuasa.